Kelegalan Jasa Mata-Mata

Banyak sekali pertanyaan dan keraguan seseorang yang ingin menyewa jasa mata-mata. Hal ini dikarenakan tentang kelegalan suatu layanan yang mana bisa mengundang masalah lain ketika mereka menyewa jasa detektif ini. berbagai hal dipertimbangkan untuk mencegah terjadinya masalah baru yang akan memberikan kesulitan bagi diri mereka sendiri. Bahkan beberapa orang mengkhawatirkan jika jasa pengintaian ini tidak memiliki lisensi yang sah secara hukum bisa berakibat tuntutan ke pihak hukum dan bisa dibawa ke pengadilan. Hal ini menjadi problem bagi orang yang ingin menyewa detektif untuk menyelesaikan masalah mereka.

Keraguan apa yang ditimbulkan oleh klien dalam menyewa jasa mata-mata?

Tidak dipungkiri bahwa suatu jasa pengintaian melakukan suatu pengintaian yang bisa dianggap sebagai suatu hal yang bisa merugikan orang lain. Akan tetapi dalam kedua hal ini sangat berbeda arti. Dimana salah satu diantaranya sudah terikat hukum dan memang dianggap sebagai suatu kejahatan ringan yang mengakibatkan atau mengganggu privasi orang lain sehingga menyebabkan rasa takut terhadap si target. Di sisi lain, target bisa saja melaporkan kejahatan ini kepada pihak berwajib yang bisa di proses ke pengadilan. Untuk mengetahui perbedaanya, maka kita akan bahas tentang hal-hal yang menimbulkan keraguan oleh klien dalam menyewa jasa pengintaian ini.

Mengawasi sangatlah berbeda dengan menguntit. Mengawasi bukanlah suatu kejahatan yang mana tujuan dari mengawasi dari jasa mata-mata adalah untuk mencari kebenaran suatu informasi yang bisa dijadikan bukti untuk mencapai tujuan tersebut. Biasanya bukti ini bisa saja dipakai untuk suatu kasus yang mana berhubungan dengan kasus hukum. Misal saja kasus hukum tentang perceraian yang mengakibatkan perebutan hak asuh anak. Dalam hak asus anak terjadinya adanya suatu tuduhan bahwa terjadi suatu kekerasan atas anak tersebut yang mana pihak yang merasa hal ini tidak dibenarkan harus segera diurus. Sehingga yang bersangkutan menyewa detektif untuk mencari tahu kebenarannya dan dijadikan bukti untuk siding berikutnya.

Sedangkan untuk pengintaian sendiri adalah suatu tindakan yang sudah terikat dan melanggar hukum yang mana termasuk kejahatan ringan. Kejahatan ini sudah menyalahi aturan undang-undang yang bisa berakibat dengan penangkapan dan bisa sampai dipenjara. Tersangka yang melakukan kejahatan ringan ini bisa dikategorikan telah melanggar privasi orang lain yang mana bisa bertujuan untuk menakut-nakuti orang lain bahkan bisa membahayakan orang lain.

Dari kedua hal tersebut bisa disimpulkan bahwa mengawasi sangatlah berbeda makna dan tindakan dengan menguntit. Cara menguntit yang bisa berakibat fatal dan bisa dikenakan sanksi pelanggaran hukum bisa diajukan ke pengadilan. Dan cara detektif untuk mendapatkan informasi dianggap illegal. Karena jasa mata-mata ini bekerja sama dengan berbagai pihak seperti pihak kepolisian. Hal ini bisa diartikan bahwa

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *